Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

― Advertisement ―

spot_img

Jadwal Imsak dan Salat Subuh 9 Ramadhan 1447 H: Panduan Berpuasa di Seluruh Indonesia

Panduan Penting: Jadwal Imsak dan Salat Subuh 9 Ramadhan 1447 H di Berbagai Wilayah Indonesia Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh umat...
HomeNasionalPentingnya Gaya Hidup Sehat dan Deteksi Dini: Pencegahan Penyakit Kronis Nasional Bersama...

Pentingnya Gaya Hidup Sehat dan Deteksi Dini: Pencegahan Penyakit Kronis Nasional Bersama Dr. Wirawan Hambali

Dokter spesialis penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr. Wirawan Hambali, Sp. P.D, FINASIM, menekankan pentingnya adopsi gaya hidup sehat sebagai fondasi utama pencegahan berbagai penyakit kronis yang kini semakin mengkhawatirkan di Indonesia. Dalam sebuah seminar kesehatan nasional yang diadakan baru-baru ini, dr. Wirawan menyoroti fakta bahwa beban penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung kian meningkat, membebani sistem kesehatan serta kualitas hidup masyarakat. Ia menyerukan agar setiap individu mulai mengambil langkah proaktif dalam menjaga kesehatan diri demi masa depan yang lebih baik, mengurangi risiko komplikasi serius, dan meningkatkan produktivitas nasional.

Pentingnya Kesadaran Terhadap Gaya Hidup Sehat dan Pencegahan Penyakit Kronis

Dr. Wirawan menjelaskan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat masih perlu ditingkatkan secara signifikan. “Seringkali, kita baru sadar akan pentingnya kesehatan setelah terdiagnosis suatu penyakit. Padahal, banyak penyakit kronis yang sebetulnya bisa dicegah atau setidaknya dikendalikan progresivitasnya melalui pilihan gaya hidup yang tepat,” ujarnya. Ia menyoroti pola makan yang tidak seimbang, kurangnya aktivitas fisik, serta tingkat stres yang tinggi sebagai pilar utama penyebab meningkatnya prevalensi PTM.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa persentase penduduk dewasa dengan diabetes dan hipertensi terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa tantangan kesehatan di Indonesia semakin kompleks dan memerlukan pendekatan pencegahan yang holistik serta berkelanjutan. Faktor lingkungan dan perubahan sosial juga turut berkontribusi pada pergeseran pola penyakit dari infeksi ke PTM, sehingga penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat.

Pilar Utama Gaya Hidup Sehat: Diet, Aktivitas Fisik, dan Istirahat Cukup

Menurut dr. Wirawan Hambali, ada tiga pilar utama yang harus diperhatikan dalam menerapkan gaya hidup sehat. Pertama adalah pola makan. Ia menyarankan untuk mengurangi konsumsi makanan olahan, tinggi gula, garam, dan lemak trans. “Fokuslah pada konsumsi makanan utuh seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, serta sumber protein tanpa lemak. Membiasakan diri membaca label nutrisi pada kemasan makanan juga sangat penting untuk membuat pilihan yang lebih bijak dan menghindari jebakan makanan tidak sehat,” tegasnya. Selain itu, asupan air putih yang cukup juga tidak boleh diabaikan untuk menjaga hidrasi tubuh dan fungsi organ yang optimal.

Kedua adalah aktivitas fisik yang teratur. Dr. Wirawan merekomendasikan setidaknya 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang per minggu, atau 75 menit aktivitas intensitas tinggi. “Ini bisa berupa jalan cepat, jogging, bersepeda, berenang, atau olahraga lainnya yang Anda nikmati. Kuncinya adalah konsistensi dan menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian Anda,” tambahnya. Aktivitas fisik tidak hanya membantu menjaga berat badan ideal tetapi juga meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi risiko diabetes, memperbaiki suasana hati, dan memperkuat tulang serta otot.

Ketiga adalah istirahat dan manajemen stres yang adekuat. Tidur yang cukup, yaitu 7-9 jam per malam untuk orang dewasa, adalah krusial untuk pemulihan tubuh, regenerasi sel, dan fungsi kognitif yang optimal. “Stres kronis dapat memicu berbagai masalah kesehatan, dari peningkatan tekanan darah, gangguan pencernaan, hingga melemahnya sistem imun. Oleh karena itu, penting untuk menemukan cara yang efektif untuk mengelola stres, seperti meditasi, yoga, menghabiskan waktu di alam, atau hobi yang menenangkan,” jelas dr. Wirawan. Keseimbangan antara kerja, istirahat, dan rekreasi sangat fundamental untuk menjaga kesehatan mental dan fisik.

Deteksi Dini dan Pemeriksaan Kesehatan Rutin: Langkah Pencegahan Lanjutan

Selain adopsi gaya hidup sehat, dr. Wirawan Hambali juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin atau *medical check-up*. “Banyak penyakit kronis yang pada tahap awalnya tidak menunjukkan gejala spesifik yang berarti. Deteksi dini melalui pemeriksaan rutin memungkinkan intervensi medis dilakukan lebih awal, sehingga peluang keberhasilan pengobatan dan pencegahan komplikasi serius menjadi lebih besar,” katanya. Ia menyarankan agar individu, terutama yang memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga, gaya hidup kurang sehat, atau usia di atas 40 tahun, melakukan pemeriksaan gula darah, tekanan darah, profil lipid, dan skrining lainnya secara berkala sesuai anjuran dokter. Skrining untuk jenis kanker tertentu juga patut dipertimbangkan sesuai rekomendasi usia dan riwayat.

Pemeriksaan rutin juga berfungsi sebagai kesempatan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan mengenai kebiasaan hidup dan mendapatkan saran yang personal serta relevan. “Hubungan yang baik dengan dokter keluarga atau dokter umum Anda sangat bermanfaat. Mereka dapat membantu memantau kesehatan Anda secara holistik dan memberikan panduan yang dispesifikkan sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatan unik Anda,” tambah dr. Wirawan. Ia juga menyoroti pentingnya imunisasi dewasa untuk melindungi diri dari penyakit menular tertentu, seperti influenza atau pneumonia, yang dapat memperburuk kondisi kesehatan individu dengan PTM, serta memastikan perlindungan optimal sepanjang rentang usia.

Dr. Wirawan menutup sesinya dengan pesan kuat tentang investasi kesehatan. “Kesehatan adalah aset paling berharga, jauh melampaui kekayaan materi. Dengan berinvestasi pada gaya hidup sehat dan deteksi dini, kita tidak hanya menjaga diri sendiri tetapi juga berkontribusi pada kesehatan bangsa secara keseluruhan. Mari kita jadikan kesehatan sebagai prioritas utama dalam kehidupan kita sehari-hari, agar kita dapat menjalani hidup yang berkualitas, produktif, dan penuh makna,” pungkasnya. Dorongan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat Indonesia untuk lebih peduli dan proaktif dalam menjaga kesehatan, mengurangi beban penyakit di masa depan, dan menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif, membangun fondasi kesehatan nasional yang kuat.