Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

― Advertisement ―

spot_img

Antisipasi RAFI 2026: Telkomsel Perkuat Jaringan untuk Pengalaman Digital Optimal Termasuk Nonton Olahraga

Telkomsel, sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, telah mengambil langkah-langkah proaktif dan komprehensif untuk mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi dan data yang signifikan...
HomeUncategorizedTragedi Kebakaran Raub: Lima Sekeluarga Tewas Mengenaskan, Tiga Ditemukan dalam Kamar Mandi

Tragedi Kebakaran Raub: Lima Sekeluarga Tewas Mengenaskan, Tiga Ditemukan dalam Kamar Mandi

RAUB, Malaysia – Sebuah tragedi memilukan melanda Kampung Pamah Kulat, Raub, Pahang, Malaysia, pada dini hari tadi. Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah tinggal dan merenggut nyawa lima sekeluarga sekaligus. Dari jumlah korban tewas, tiga di antaranya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam kamar mandi, sementara dua korban lainnya ditemukan di luar area rumah yang terbakar. Insiden ini sontak mengejutkan warga setempat dan menyisakan duka mendalam bagi komunitas.

Tragedi Subuh di Kampung Pamah Kulat

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 waktu setempat, saat sebagian besar warga masih terlelap. Api dengan cepat melahap rumah yang terbuat dari material semi-permanen, menyebarkan asap tebal dan kobaran api yang membumbung tinggi ke langit malam. Warga sekitar yang terbangun karena hawa panas dan bau asap pekat segera berusaha memberikan pertolongan, namun ganasnya api membuat mereka tidak dapat berbuat banyak. Panggilan darurat segera disampaikan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) setempat.

Menurut keterangan saksi mata, kobaran api begitu cepat membesar, membuat rumah itu hampir 100 persen hangus dalam waktu singkat. “Kami dengar teriakan, tapi api sudah terlalu besar. Tidak ada yang berani mendekat,” tutur seorang warga yang enggan disebut namanya, dengan raut wajah prihatin. Ia menambahkan bahwa keluarga korban dikenal sebagai tetangga yang ramah dan aktif dalam kegiatan kampung.

Kronologi Penemuan Korban dan Upaya Pemadaman

Tim Damkar dari Balai Raub tiba di lokasi kejadian beberapa menit setelah menerima laporan. Dengan mengerahkan beberapa unit mobil pemadam dan puluhan personel, mereka segera berjibaku memadamkan api yang sudah membara hebat. Upaya pemadaman berlangsung sekitar dua jam sebelum api berhasil dikendalikan sepenuhnya. Setelah api padam dan area mulai aman untuk dimasuki, tim penyelamat mulai melakukan penyisiran untuk mencari korban.

Penemuan para korban sungguh menyayat hati. Kepala Unit Operasi Damkar Raub, yang enggan disebut namanya, mengonfirmasi bahwa tiga jasad ditemukan berdekatan di dalam kamar mandi, sementara dua jasad lainnya ditemukan di area luar rumah yang hangus. “Diduga, korban yang di kamar mandi berusaha menyelamatkan diri dari kepungan api dan asap dengan mencari perlindungan di sana. Namun, asap tebal dan panas yang ekstrem kemungkinan besar menyebabkan mereka sesak napas dan kehilangan kesadaran sebelum api benar-benar mencapai mereka,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa korban yang ditemukan di luar rumah kemungkinan mencoba melarikan diri namun terjebak atau pingsan karena asap.

Identitas kelima korban belum dirilis secara resmi oleh pihak berwenang, namun dipastikan mereka adalah satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri dan anak-anak mereka. Proses identifikasi lebih lanjut akan dilakukan setelah jasad dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk autopsi.

Penyelidikan Mendalam untuk Ungkap Penyebab Kebakaran

Pihak Kepolisian Resor (Polres) Raub, bekerja sama dengan Unit Forensik Damkar, telah memulai investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tragis ini. Garis polisi (police line) telah dipasang di sekitar lokasi kejadian untuk mengamankan area dan memfasilitasi proses penyelidikan. Tim forensik akan mengumpulkan bukti-bukti dari puing-puing rumah yang hangus, termasuk mencari petunjuk mengenai kemungkinan adanya arus pendek listrik, kebocoran gas, atau faktor lain yang bisa memicu api.

“Kami akan melakukan penyelidikan yang komprehensif dari semua sudut pandang. Kami meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan memberikan ruang bagi tim kami untuk bekerja,” ujar Kepala Polres Raub dalam pernyataan singkatnya. Ia juga menegaskan bahwa penyelidikan akan mencakup pemeriksaan instalasi listrik rumah, keberadaan tabung gas, dan kesaksian dari tetangga serta kerabat korban yang mungkin mengetahui aktivitas terakhir keluarga tersebut sebelum insiden terjadi.

Dugaan awal mengarah pada kemungkinan adanya masalah pada instalasi listrik mengingat kejadian kebakaran sering kali dipicu oleh faktor tersebut, terutama pada rumah-rumah yang sudah berusia tua. Namun, semua kemungkinan masih terbuka dan akan dipastikan setelah hasil laboratorium forensik keluar.

Pelajaran dan Imbauan Keselamatan dari Tragedi Ini

Tragedi di Kampung Pamah Kulat ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya kesadaran terhadap keselamatan kebakaran di lingkungan rumah tangga. Pihak Damkar Raub mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala, menghindari penggunaan colokan listrik yang menumpuk, dan memastikan tabung gas dalam kondisi baik dan jauh dari sumber panas.

Selain itu, masyarakat juga sangat dianjurkan untuk memiliki detektor asap di rumah. Alat sederhana ini dapat memberikan peringatan dini yang krusial saat terjadi kebakaran, memberi kesempatan bagi penghuni rumah untuk menyelamatkan diri. “Memiliki rencana evakuasi darurat, mengetahui jalur keluar terdekat, dan menentukan titik kumpul yang aman di luar rumah juga sangat penting, terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil,” tambah juru bicara Damkar.

Kasus ini juga menyoroti bahaya asap kebakaran. Asap sering kali lebih mematikan daripada api itu sendiri karena mengandung gas beracun yang dapat menyebabkan sesak napas dan ketidaksadaran hanya dalam hitungan menit. Oleh karena itu, penting untuk segera keluar dari rumah saat tercium bau asap atau terlihat api, dan hindari berusaha menyelamatkan barang berharga.

Pemerintah daerah setempat dan berbagai organisasi kemasyarakatan juga diharapkan akan segera memberikan bantuan dan dukungan kepada keluarga korban yang selamat dan juga kepada masyarakat Kampung Pamah Kulat yang sedang berduka atas kehilangan tragis ini. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kejadian serupa tidak terulang kembali.