Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

― Advertisement ―

spot_img

Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Gugat KPK Melalui Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka Korupsi Kuota Haji

Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, yang akrab disapa Gus Yaqut, telah mengambil langkah hukum menantang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan mengajukan gugatan...
HomePemerintahTiang Monorel Rasuna Said Tuntas Dibongkar, Wajah Baru Jakarta Ditargetkan Juni

Tiang Monorel Rasuna Said Tuntas Dibongkar, Wajah Baru Jakarta Ditargetkan Juni

JAKARTA – Pembongkaran 109 tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, telah sepenuhnya rampung. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi mengumumkan keberhasilan penyelesaian tugas yang telah lama tertunda ini, sekaligus menandai dimulainya fase penataan ulang kawasan pedestrian dan taman yang ditargetkan selesai pada bulan Juni mendatang.

Pengumuman ini membawa angin segar bagi warga Jakarta, yang selama bertahun-tahun melihat tiang-tiang beton tersebut sebagai monumen kegagalan proyek infrastruktur. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menata ulang ruang publik, menjadikan kota lebih ramah pejalan kaki, hijau, dan estetis.

Mengurai Jejak Proyek Mangkrak Monorel

Proyek monorel Jakarta merupakan salah satu saga infrastruktur paling rumit dalam sejarah ibu kota. Dimulai pada awal tahun 2000-an, proyek ini digadang-gadang sebagai solusi kemacetan, namun kemudian terhenti di tengah jalan akibat berbagai permasalahan. Isu pembiayaan, perubahan kebijakan pemerintah daerah, hingga sengketa antarpihak menjadi penghambat utama, meninggalkan ratusan tiang pancang yang tidak berfungsi.

Tiang-tiang ini, yang membentang di sejumlah ruas jalan utama, termasuk Rasuna Said, telah lama menjadi simbol proyek mangkrak. Mereka tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga memakan ruang publik yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk infrastruktur lain atau ruang terbuka hijau. Publik pun sering menyuarakan kekecewaan dan pertanyaan tentang kapan ‘puing-puing’ tersebut akan disingkirkan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung mengambil keputusan tegas untuk membongkar seluruh tiang tersebut setelah melalui kajian komprehensif.

Tuntasnya Babak Pembongkaran dan Angka Signifikan

Pembongkaran 109 tiang monorel ini bukanlah pekerjaan mudah. Tim pelaksana harus bekerja ekstra hati-hati mengingat lokasi yang berada di jantung kota dengan lalu lintas padat. Gubernur Pramono Anung menegaskan bahwa proses pembongkaran dilakukan dengan standar keamanan tinggi dan minim gangguan terhadap aktivitas masyarakat. Sebagaimana sering diberitakan sebelumnya, perencanaan pembongkaran ini sudah memakan waktu cukup lama, melibatkan koordinasi berbagai pihak terkait. Hasilnya, 109 tiang yang selama ini berdiri kokoh kini telah lenyap, membuka ruang yang signifikan untuk revitalisasi.

  • Total tiang yang dibongkar: 109 unit
  • Lokasi utama: Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan
  • Tujuan utama: Membebaskan ruang untuk penataan pedestrian dan taman

Tuntasnya pembongkaran ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan masalah-masalah infrastruktur masa lalu, sekaligus membuka lembaran baru bagi pembangunan kota yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Rasuna Said Bersolek: Pedestrian dan Taman Baru

Setelah area bebas dari tiang-tiang monorel, fokus beralih ke penataan kawasan. Rencana penataan yang telah disiapkan mencakup pelebaran dan perbaikan trotoar, pembangunan jalur sepeda yang terintegrasi, serta penciptaan area taman dan ruang terbuka hijau yang lebih memadai. Gubernur Pramono Anung menekankan pentingnya desain yang inklusif, menyediakan fasilitas bagi penyandang disabilitas, serta pencahayaan yang memadai untuk keamanan dan kenyamanan pejalan kaki.

Penataan ini tidak hanya bertujuan mempercantik kawasan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta. Dengan pedestrian yang nyaman dan taman yang asri, diharapkan masyarakat akan lebih banyak berjalan kaki, mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, dan menikmati ruang kota yang lebih sehat. Target penyelesaian pada Juni mendatang menunjukkan ambisi tinggi pemerintah untuk segera menghadirkan wajah baru bagi Jalan Rasuna Said, salah satu koridor bisnis penting di Jakarta.

Harapan Baru untuk Ruang Publik Jakarta

Langkah progresif ini selaras dengan visi jangka panjang Jakarta sebagai kota global yang layak huni. Penghapusan ‘bekas luka’ proyek mangkrak dan digantikan dengan fasilitas publik yang fungsional adalah contoh konkret bagaimana pemerintah mencoba belajar dari masa lalu dan membangun masa depan yang lebih baik. Harapan masyarakat kini tertuju pada kualitas penataan yang akan direalisasikan. Keberhasilan proyek ini diharapkan dapat menjadi model bagi penataan kawasan lain di ibu kota.

Komitmen Pemerintah Provinsi dalam Penataan Kota

Gubernur Pramono Anung menegaskan bahwa keberhasilan pembongkaran tiang monorel dan rencana penataan selanjutnya adalah cerminan dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghadirkan infrastruktur yang relevan dan bermanfaat bagi warganya. Ia juga mengingatkan pentingnya perencanaan yang matang dan eksekusi yang transparan untuk menghindari terulangnya kegagalan proyek di masa depan. Fokus saat ini adalah memastikan proyek penataan berjalan lancar dan selesai sesuai target, memberikan dampak positif yang maksimal bagi mobilitas dan kualitas lingkungan perkotaan Jakarta.