Asian Top News

DPR RI Kecam Pernyataan Mike Huckabee soal Klaim Israel di Timur Tengah, Ingatkan Ancaman Stabilitas Regional

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta saat memberikan keterangan pers terkait isu internasional dan kebijakan luar negeri. (Foto: nasional.tempo.co)

Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Sukamta melayangkan kecaman keras terhadap pernyataan kontroversial yang disampaikan oleh Mike Huckabee, mantan Gubernur Arkansas dan komentator politik terkemuka Amerika Serikat. Pernyataan Huckabee yang mengklaim hak Israel atas wilayah di Timur Tengah dinilai Sukamta berpotensi besar mengganggu stabilitas antar negara di kawasan tersebut, bahkan dunia.

Sukamta menekankan bahwa klaim teritorial yang meluas, apalagi terhadap wilayah yang statusnya sangat sensitif dan menjadi inti konflik berkepanjangan seperti Timur Tengah, merupakan tindakan yang tidak hanya provokatif tetapi juga bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum internasional. “Pernyataan semacam ini sangat berbahaya dan tidak bertanggung jawab. Mengklaim wilayah tanpa dasar yang kuat dan mengabaikan sejarah serta resolusi internasional hanya akan memperkeruh suasana dan memicu ketegangan yang lebih besar,” ujar Sukamta dengan tegas.

### Pernyataan Kontroversial dan Reaksi Keras DPR

Mike Huckabee, yang dikenal luas sebagai pendukung kuat Israel, telah beberapa kali melontarkan pandangan yang selaras dengan narasi Israel Raya, yang mencakup klaim atas wilayah-wilayah yang secara internasional diakui sebagai bagian dari Palestina atau negara-negara tetangga. Pernyataan terbaru Huckabee ini, yang meskipun bukan merupakan kebijakan resmi pemerintah AS, tetap dianggap memiliki dampak signifikan mengingat posisinya sebagai figur publik yang berpengaruh.

Sukamta menegaskan bahwa Indonesia, melalui wakil rakyatnya di DPR, tidak akan tinggal diam terhadap pernyataan yang berpotensi merusak tatanan perdamaian dunia. Ia mengingatkan bahwa klaim sepihak terhadap wilayah adalah resep menuju konflik dan bukan perdamaian. “Setiap negara memiliki kedaulatan, dan upaya untuk merampas atau mengklaim wilayah negara lain adalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan piagam PBB,” tambahnya.

Indonesia sendiri memiliki sikap yang sangat jelas dan konsisten mengenai isu Palestina dan Israel. Sejak awal kemerdekaan, Indonesia selalu mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan hak-haknya, termasuk hak untuk mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. Sikap ini adalah bagian integral dari politik luar negeri bebas aktif Indonesia, yang selalu berpihak pada keadilan dan kemerdekaan bangsa-bangsa.

### Ancaman Terhadap Stabilitas Regional dan Proses Perdamaian

Pernyataan yang mengklaim hak Israel atas Timur Tengah secara keseluruhan atau sebagian besar wilayahnya, secara langsung mengancam upaya-upaya perdamaian yang telah dirintis selama puluhan tahun. Kawasan Timur Tengah merupakan salah satu wilayah paling bergejolak di dunia, dengan berbagai konflik etnis, agama, dan politik yang saling terkait. Klaim teritorial yang agresif hanya akan memperparah friksi yang sudah ada dan dapat memicu respons yang tidak terduga dari berbagai pihak.

* Eskalasi Konflik: Klaim ini dapat memprovokasi kelompok-kelompok militan dan negara-negara yang menentang perluasan wilayah Israel, berpotensi memicu gelombang kekerasan baru.
* Melemahnya Diplomasi: Pernyataan semacam ini merusak kredibilitas proses negosiasi dan dialog yang sedang berjalan, karena menciptakan kesan bahwa pihak tertentu tidak menghormati kesepakatan atau batas-batas yang ada.
* Ketidakpastian Global: Ketidakstabilan di Timur Tengah memiliki implikasi global, termasuk gejolak harga minyak, krisis pengungsi, dan ancaman terorisme lintas batas.

### Seruan Diplomasi dan Konsistensi Sikap Indonesia

Sukamta menyerukan agar semua pihak, terutama para tokoh berpengaruh seperti Mike Huckabee, lebih berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan yang berkaitan dengan isu sensitif di Timur Tengah. Ia berharap pemerintah Amerika Serikat dapat memberikan klarifikasi atau setidaknya menunjukkan sikap yang lebih seimbang untuk meredakan ketegangan. “Meskipun Mike Huckabee bukan lagi pejabat aktif pemerintah, pernyataannya tetap bisa ditafsirkan sebagai indikasi atau dukungan terhadap pandangan tertentu, yang bisa sangat merugikan upaya perdamaian,” jelas Sukamta.

Indonesia akan terus menyuarakan dukungannya untuk Palestina dan mendesak komunitas internasional agar tetap berpegang pada solusi dua negara (two-state solution) sebagai jalan keluar yang paling realistis dan adil bagi konflik Israel-Palestina. Kedaulatan negara dan integritas teritorial harus dihormati sebagai fondasi perdamaian dan stabilitas dunia. Indonesia juga secara konsisten menyerukan agar resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB terkait konflik ini dipatuhi dan dilaksanakan sepenuhnya.

“Kami berharap pernyataan yang bersifat provokatif dan cenderung mengarah pada eskalasi konflik di Timur Tengah dapat dihindari. Stabilitas kawasan itu penting bagi stabilitas global secara keseluruhan, dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaganya,” pungkas Sukamta, menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia. Untuk pemahaman lebih lanjut mengenai posisi Mike Huckabee dan konteks konflik Israel-Palestina, publik dapat mencari informasi dari sumber-sumber berita internasional terkemuka yang kredibel seperti Reuters. [https://www.reuters.com/world/middle-east/](https://www.reuters.com/world/middle-east/)

Exit mobile version