Asian Top News

Bank Mega Gencarkan Edukasi Coretax: Siapkan Nasabah Hadapi Sistem Pajak Terbaru 2026

Peserta seminar Coretax Bank Mega antusias menyimak penjelasan sistem pajak terbaru yang diselenggarakan di Jakarta, mempersiapkan diri menghadapi masa pelaporan pajak 2026. (Foto: finance.detik.com)

Bank Mega Gencarkan Edukasi Coretax: Siapkan Nasabah Hadapi Sistem Pajak Terbaru 2026

Bank Mega mengambil langkah proaktif dalam mempersiapkan para nasabahnya menghadapi era perpajakan yang semakin modern dengan menggelar seminar komprehensif tentang sistem Coretax. Kegiatan edukatif ini, yang diadakan pada Selasa, 24 Februari 2026, menjadi forum penting bagi nasabah untuk memahami secara mendalam Sistem Inti Administrasi Perpajakan (SIAP) yang akan segera berlaku, khususnya menjelang masa pelaporan pajak. Inisiatif Bank Mega ini menunjukkan komitmen institusi keuangan untuk tidak hanya melayani kebutuhan perbankan, tetapi juga membekali nasabah dengan pengetahuan esensial terkait kepatuhan pajak. Pemahaman mengenai Coretax krusial mengingat sistem ini dirancang untuk merevolusi tata kelola perpajakan di Indonesia, membawa dampak signifikan bagi wajib pajak individu maupun badan usaha.

Seminar tersebut menyoroti berbagai aspek fundamental dari Coretax, mulai dari latar belakang implementasinya, fitur-fitur utama yang ditawarkan, hingga implikasinya terhadap kewajiban pelaporan pajak. Partisipasi aktif Bank Mega dalam mengedukasi publik adalah upaya antisipatif agar transisi menuju sistem perpajakan yang lebih terintegrasi dan modern dapat berjalan mulus bagi seluruh lapisan masyarakat.

Mengenal Lebih Jauh Sistem Inti Administrasi Perpajakan (Coretax)

Coretax, atau yang secara resmi dikenal sebagai Sistem Inti Administrasi Perpajakan (SIAP), merupakan program modernisasi sistem administrasi perpajakan yang digagas oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Tujuan utamanya adalah menciptakan sistem perpajakan yang lebih efisien, transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi. Sistem ini akan mengintegrasikan seluruh proses bisnis perpajakan, mulai dari pendaftaran wajib pajak, pelaporan, pembayaran, hingga penegakan hukum, dalam satu platform digital yang terpadu.

Penerapan Coretax diharapkan dapat mempermudah wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, sekaligus meningkatkan pengawasan dan kepatuhan. Modernisasi ini mencakup berbagai aspek signifikan, antara lain:

Peran Strategis Bank Mega dalam Mengawal Transisi Perpajakan

Sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia, Bank Mega memiliki basis nasabah yang luas dan beragam, mulai dari individu, UMKM, hingga korporasi besar. Dalam konteks transisi Coretax, peran Bank Mega tidak hanya sebatas penyedia jasa keuangan, melainkan juga sebagai mitra edukasi yang vital. Program seminar yang digelar ini menjadi wujud nyata dari upaya tersebut, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan literasi perpajakan masyarakat, sebagaimana telah sering disampaikan dalam berbagai forum terkait reformasi pajak nasional.

Edukasi sistem pajak terbaru sangat relevan bagi nasabah Bank Mega yang mayoritas memiliki kewajiban pajak. Dengan memahami Coretax, nasabah diharapkan dapat:

Implikasi Coretax bagi Nasabah Individu dan Pelaku Usaha

Transisi menuju Coretax membawa implikasi yang signifikan bagi semua wajib pajak. Bagi nasabah individu, perubahan mungkin terlihat dari kemudahan akses informasi dan pelaporan secara daring yang lebih terpadu, namun ini juga berarti peningkatan akurasi data pribadi yang harus sesuai dengan catatan DJP.

Sementara itu, bagi pelaku usaha, terutama UMKM, adaptasi terhadap Coretax bisa menjadi tantangan sekaligus peluang. Sistem ini menuntut integrasi yang lebih kuat antara sistem akuntansi internal perusahaan dengan sistem perpajakan. Pelaku usaha perlu memastikan bahwa pencatatan transaksi dan pelaporan keuangannya sudah siap untuk disinkronkan dengan platform Coretax. Kendati Coretax menjanjikan efisiensi, masa transisi selalu berpotensi menimbulkan kendala teknis atau adaptasi. Oleh karena itu, sosialisasi berkelanjutan dan dukungan teknis dari pihak terkait, termasuk bank, menjadi krusial. Nasabah perlu proaktif dalam mencari informasi dan mengikuti panduan agar tidak tertinggal dalam adaptasi sistem baru ini. Informasi lebih lanjut mengenai SIAP dapat diakses melalui portal resmi Direktorat Jenderal Pajak. Kunjungi situs DJP untuk detail sistem perpajakan.

Mempersiapkan Diri Menghadapi Era Pajak Digital

Masa pelaporan pajak tahun 2026 akan menjadi periode krusial di mana wajib pajak diharapkan sudah familiar dengan sistem Coretax. Bank Mega melalui seminar ini telah berupaya memberikan landasan pemahaman yang kuat. Namun, persiapan individu dan korporasi tidak berhenti di situ. Diperlukan kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi.

Wajib pajak disarankan untuk:

Era pajak digital yang dibawa oleh Coretax adalah keniscayaan. Kesiapan dan adaptasi yang cepat akan menjadi kunci bagi kelancaran kepatuhan perpajakan di masa mendatang, sekaligus mendukung visi pemerintah untuk mewujudkan administrasi perpajakan yang modern, efisien, dan berintegritas tinggi. Kolaborasi antara sektor swasta seperti Bank Mega dan pemerintah menjadi vital dalam mencapai tujuan ini.

Exit mobile version